Edukasi Lingkungan Anak Sekolah

cheap bali holidays

Pusat Pengelolaan Ekoregion Bali dan Nusra pada tanggal 21-25 Juli 2014 melaksanakan kampanye lingkungan hidup kepada anak-anak sekolah dasar di Kabupaten Badung (SD 4 Sading-Mengwi), Tabanan(SD 1 Wanasari), Klungkung (SD 1 Tojan) dan Gianyar (SD 2 Gianyar) sebagai salah satu media edukasi lingkungan. Hal ini dilaksanakan mengingat anak-anak sebagai bagian dari masyarakat dan generasi penerus bangsa memahami dengan lebih baik wawasan tentang lingkungan hidup, bagaimana keterkaitan antara alam dan faktor- faktor penyebab kerusakan dan pencemaran lingkungan serta dampak yang ditimbulkan dari pemanfaatan yang salah serta bagaimana upaya pelestarian dan perlindungan terhadap lingkungan hidup itu.

Kampanye lingkungan hidup ini dilaksanakan di alam terbuka atau lingkungan sekitar sekolah. Hal ini ditempuh sebagai upaya mendekatkan siswa kepada segala potensi dan permasalahan lingkungan hidup yang ada disekitar mereka. Melalui kegiatan pengamatan dan penelitian terkait apa yang ada di lingkungan sekitar mereka, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik dan nantinya diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan hidup. Melalui pembelajaran ini diharapkan mereka dapat meneruskan informasi ini kepada siswa lainnya dan keluarga mereka.

Kegiatan kampanye lingkungan hidup ini dilaksanakan di beberapa tempat. Adapun yang menjadi kelompok sasaran kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar kelas V dan kelas VI. Tema yang diambil adalah sesuai dengan permasalahan lingkungan maupun potensi lingkungan yang dimiliki oleh daerah tersebut maupun sesuai dengan lokasi pembelajaran berlangsung, misalnya tentang sampah, sawah/pertanian, Subak, sungai dll. Dalam kegiatan ini siswa juga dapat mengetahui kearifan lingkungan lokal yang ada di daerahnya.

Pola Pelaksanaan kegiatan adalah dengan membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Semua kelompok melakukan kegiatan pengamatan, wawancara dan presentasi. Sebelum melakukan kegiatan kelompok maka diberikan materi pengantar. Materi-materi lingkungan lainnya juga diselipkan dalam proses presentasi dan pada bagian akhir presentasi siswa. Diharapkan dengan metode ini, diharapkan dapat melengkapi pengetahuan dan wawasan para siswa tentang lingkungan.

Top