Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup

P3E Bali Nusra

Dalam rangkaian rangkaian Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2018 yang diselenggarakan di Jakarta, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Bali dan Nusra berpartisipasi dengan mengadakan seminar dengan tema “Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup” pada hari Jumat, 20 Juli 2018, bertempat di Ruang Nuri 2, Jakarta Convention Centre (JCC).

Drs. Rijaluzzaman, Kepala P3E bali dan Nusra, menyampaikan tentang pentingnya daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup dalam RPJMN III (2015-2019), dimana harus selarasnya keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dengan pembangunan yang menekankan pada aspek keunggulan kompetitif, perekonomian berbasis sumber daya alam, SDM yang berkualitas, serta IPTEK. Hal ini merupakan tantangan terbesar pembangunan dalam RPJM ini. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk membangkitkan kesadaran dan komitmen dari para pengambilan keputusan di daerah serta motivasi bagi Dinas Lingkungan Hidup Daerah untuk mengawal dan memberikan pertimbangan teknis kepada Gubernur/Bupati/Walikota.

Hadir dalam seminar tersebut adalah Kepala Dinas LH Kota Bima, Drs. H. Fakhrunraji, ME, yang mengutarakan bahwa DDDTLH merupakan hal yang baru bagi daerah, karena itu beliau mengucapkan terima kasih kepada P3E Bali dan Nusra dalam fasilitasi dan asistensi yang telah diberikan terkait penyusunan DDDT Kota Bima pasca bencana banjir 2016. Hal ini sangat membantu dalam revisi RTRW, sinkronisasi RTRW antara Kota Bima dan Kabupaten Bima, serta penyusunan rencana pemulihan lingkunan pasca banjir.

Sementara Putu Rumawan dan Wayan Damar Windu Kurniawan yang hadir sebagai narasumber dari kalangan akademisi menegaskan meotodologi dan filosofi teknis penyusunan DDDTLH, serta urgensinya dalam perencanaan pembangunan daerah. Para peserta seminar terlihat sangat antusian dmenyimak pemaparan narasumber dan aktif dalam berdialog pada sesi diskusi yang diiberikan.

Seminar ini dihadiri oleh 117 peserta yang berasal dari stauan kerja pusat KLHK, Pemprov/Pemkab/Pemkot lingkup Bali Nusra, UPT KLHK lingkup Bali Nusra, akdemisi dan para pengunjung.

Top